Netencyclo, The wikipedia mirror - Ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia : Bahasa Malaysia

- Bahasa Malaysia -

Bahasa Malaysia :

Bahasa Melayu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

(Dialihkan dari Bahasa Malaysia)
Langsung ke: navigasi, cari
Artikel ini membutuhkan catatan kaki untuk pemastian.
Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki.
Bahasa Melayu
بهاس ملاي
Dituturkan di: Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura, selatan Filipina, selatan Thailand dan Timor Leste.
Di Indonesia, juga dikenal sebagai Bahasa Indonesia.
Wilayah: Kepulauan Melayu
Jumlah penutur: Penutur asli: 7–18 juta
total 200–300 juta
Urutan ke: 54
Klasifikasi rumpun bahasa: Austronesia

 Melayu-Polinesia
  Melayu-Polinesia Barat
   Sundik
     Malayik
      Malayan
      Melayu Lokal
       Melayu

Status resmi
Bahasa resmi di: Brunei, Indonesia dengan nama bahasa Indonesia, Malaysia dengan nama bahasa Malaysia, Singapura
Diatur oleh: Dewan Bahasa dan Pustaka, Majelis Bahasa Brunei Darussalam – Indonesia – Malaysia (MABBIM)
Kode bahasa
ISO 639-1 ms
ISO 639-2 may/msa
SIL MLI
Lihat pula: Bahasa - Daftar bahasa

Bahasa Melayu adalah bahasa kebangsaan Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Bahasa Indonesia yang berkedudukan sebagai bahasa kebangsaan dan bahasa resmi negara Republik Indonesia merupakan sebuah dialek bahasa Melayu, yang pokoknya dari bahasa Melayu Riau (bahasa Melayu di provinsi Riau, Sumatra, Indonesia). Ia sebagaimana diungkapkan oleh Ki Hajar Dewantara dalam Kongres Bahasa Indonesia I tahun 1939 di Solo, Jawa Tengah, "jang dinamakan 'Bahasa Indonesia' jaitoe bahasa Melajoe jang soenggoehpoen pokoknja berasal dari 'Melajoe Riaoe', akan tetapi jang soedah ditambah, dioebah ataoe dikoerangi menoeroet keperloean zaman dan alam baharoe, hingga bahasa itoe laloe moedah dipakai oleh rakjat di seloeroeh Indonesia; ...".

Bahasa Melayu Riau dijadikan sebagai bahasa Melayu Tinggi atau Melayu Baku yang merupakan bahasa dengan logat utama untuk bahasa Indonesia. Jadi, bahasa Indonesia disebut sebagai dialek baku dari bahasa Melayu.

Pada awal tahun 2004, Dewan Bahasa dan Pustaka (Malaysia) dan Majelis Bahasa Brunei Darussalam - Indonesia - Malaysia (MABBIM) mencadangkan Bahasa Melayu dijadikan sebagai bahasa resmi ASEAN dengan memandang lebih separo jumlah penduduk ASEAN mampu bertutur dalam bahasa Melayu. Walau bagaimanapun, perkara ini masih dalam perbincangan.

Daftar isi

[sunting] Sejarah

Bahasa Melayu rumpun dari bahasa Melayu Polinesia di bawah rumpun Austronesia. Bahasa Melayu merupakan bahasa keempat terbesar yang dituturkan di dunia.[rujukan?] Menurut statistik penggunaan bahasa di dunia penutur bahasa Melayu diperkirakan berjumlah lebih kurang 250 juta jiwa yang merupakan bahasa keempat dalam urutan jumlah penutur terpenting bagi bahasa-bahasa di dunia.

Bukti bertulis yang tertua tentang bahasa Melayu Kuno ini terdapat di beberapa buah prasasti. Yang terpenting di antara prasasti tersebut ialah:

  1. Prasasti Kedukan Bukit (Palembang), bertarikh 605 Tahun Saka, bersamaan dengan 683 M (Masehi). Tulisan yang terdapat pada Batu Bersurat ini menggunakan aksara Pallawa.
  2. Prasasti Talang Tuwo (Palembang), bertarikh 606 Tahun Saka, bersamaan dengan 684 M. Batu Bersurat ini ditemukan oleh Residen Westenenk, 17 November 1920 di sebuah kawasan bernama Talang Tuwo, di belahan barat daya Bukit Siguntang, yaitu lebih kurang 8 km dari kota Palembang.
  3. Prasasti Kota Kapur (Bangka), bertarikh 608 Tahun Saka, bersamaan dengan 686 M.
  4. Prasasti Karang Brahi (Jambi), bertarikh 614 Tahun Saka, bersamaan dengan 692 M.

Ahli bahasa membagi perkembangan bahasa Melayu ke tiga tahap utama yaitu:

[sunting] Dialek-dialek bahasa Melayu di Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan Thailand

Dialek-dialek bahasa Melayu di Malaysia adalah seperti berikut:

Dialek Johor - Riau juga dituturkan di Republik Singapura dan Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, Indonesia.

Dialek-dialek bahasa Melayu di Singapura, Brunei Darussalam dan Thailand adalah seperti berikut:


Kini, kebanyakan angkatan baru sudah kehilangan upaya untuk bercakap dalam dialek ibu dan bapak mereka karena adanya penerapan bahasa Melayu ketetapan dalam pendidikan negara. Karena ada perbedaan dialek yang amat nyata, kadang kala penutur bahasa Melayu dari dialek tertentu tidak dapat mamahami penutur dialek yang lain terutama sekali dialek Kelantan, Sarawak dan Sabah.

[sunting] Dialek-dialek bahasa Melayu di Indonesia

Jumlah penutur bahasa Melayu di Indonesia sangat banyak, bahkan dari segi jumlah sebetulnya melampaui jumlah penutur Bahasa Melayu di Malaysia, maupun di Brunei Darussalam. Bahasa Melayu dituturkan mulai sepanjang pantai timur Sumatera, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka-Belitung, hingga pesisir Pulau Kalimantan dan kota Negara, Bali. Bahasa Melayu di Indonesia dapat dikelompokkan sebagai berikut :

Dialek Melayu di Indonesia antara lain :

Dialek Riau Kepulauan dan beberapa kawasan di Riau Daratan dituturkan sama seperti Dialek Johor.

[sunting] Melayu Kreol

Bahasa Melayu sudah lama dikenal sebagai bahasa antarsuku bangsa khususnya di Indonesia. Dalam perkembangannya terutama kawasan-kawasan berpenduduk bukan Melayu dan mempunyai bahasa masing-masing, bahasa Melayu mengalami proses pidginisasi dengan berbaurnya berbagai unsur bahasa setempat ke dalam bahasa Melayu dan karena dituturkan oleh anak-anaknya, bahasa Melayu mengalami proses Kreolisasi. Bahasa Melayu, khususnya di Indonesia Timur diperkenalkan pula oleh para misionaris asal Belanda untuk kepentingan penyebaran agama Kristen.

Di pulau Jawa, terutama di Jakarta, bahasa Melayu mengalami proses kreolisasi yang unsur dasar Bahasa Melayu Pasar tercampur dengan berbagai bahasa di sekelilingnya, khususnya Bahasa Tionghoa, Sunda, Jawa, Bali, Bugis, bahkan unsur bahasa Belanda dan Portugis. Melayu dalam bentuk Kreol ini banyak dijumpai di Kawasan Indonesia Timur yang terbentang dari Manado hingga Papua.

Bentuk Melayu Kreol tersebut antara lain :

[sunting] Bahasa kerabat

Ia merupakan bahasa-bahasa lain yang serupa dengan Bahasa Melayu, namun masih ada perbedaan pendapat mengenai soal itu antara lain :

  1. Bahasa Minangkabau (min)di Sumatera Barat
  2. Bahasa Banjar (bjn)di Kalimantan Selatan
  3. Bahasa Kedayan (kxd) (Suku Kedayan) di Brunei, Sarawak
  4. Dialek Melayu Kedah (meo) (Melayu Satun)
  5. Dialek Melayu Jambi (jax)
  6. Dialek Melayu Pulau Kokos (coa)
  7. Dialek Melayu Pattani (mfa)
  8. Dialek Melayu Sabah (msi)
  9. Dialek Melayu Bukit(Bahasa Bukit) (bvu) (Suku Dayak Bukit) di Kalimantan Selatan
  10. Bahasa Serawai (srj) di Bengkulu
  11. Bahasa Rejang (rej) di Rejang Lebong, Bengkulu
  12. Bahasa Lebong di Lebong, Bengkulu
  13. Bahasa Rawas (rws) di Musi Rawas, Sumatera Selatan
  14. Bahasa Penesak (pen) di Prabumulih, Sumatera Selatan
  15. Bahasa Komering di Ogan Komering Ulu dan Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan
  16. Bahasa Enim (eni)
  17. Bahasa Musi (mui)
  18. Bahasa Palembang (plm)
  19. Bahasa Bengkulu (bke)
  20. Bahasa Kaur (vkk)
  21. Bahasa Kerinci/(Kerinci-Sakai-Talang Mamak)(vkr)
  22. Bahasa Kubu (kvb)
  23. Bahasa Lematang (lmt)
  24. Bahasa Lembak (liw)
  25. Bahasa Lintang (lnt)
  26. Bahasa Lubu (lcf)
  27. Bahasa Loncong/Orang Laut (lce)
  28. Bahasa Sindang Kelingi (sdi)
  29. Bahasa Semendo (sdd)
  30. Bahasa Rawas (rws)
  31. Bahasa Ogan (ogn)di Ogan Ilir, Ogan Komering Ulu dan Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan
  32. Bahasa Pasemah ( pse) di Sumatera Selatan
  33. Bahasa Suku Batin [sbv] di Jambi
  34. Bahasa Kutai di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
    1. Dialek Tenggarong - Melayu Kutai (vkt)
    2. Dialek Kota Bangun - Melayu Kutai (mqg)

[sunting] Para-Malay

  1. Bahasa Duano' [dup] (Malaysia Barat)
  2. Bahasa Minangkabau [min] (Indonesia, Sumatera Barat)
  3. Bahasa Pekal [pel] (Indonesia, Sumatera Selatan)
  4. Bahasa Urak Lawoi' [urk] (Thailand)
  5. Bahasa Muko-Muko [vmo] (Indonesia, Sumatera, Bengkulu : Kabupaten Mukomuko)
  6. Dialek Melayu Negeri Sembilan [zmi] (Malaysia Barat, Negeri Sembilan)

[sunting] Melayu-Aborigin

  1. Bahasa Jakun [jak] (Suku Jakun, Malaysia Barat)
  2. Bahasa Orang Kanaq [orn] (Orang Kanaq, Malaysia Barat)
  3. Bahasa Orang Seletar [ors] (Orang Seletar, Malaysia Barat)
  4. Bahasa Temuan [tmw] (Suku Temuan, Malaysia Barat)

[sunting] Dayak-Malayik

  1. Malayan
    1. Malayic-Dayak (10)
      1. Ibanic (6)
        1. Bahasa Balau [BUG] (Sarawak)
        2. Bahasa Iban [IBA] (Sarawak, Brunei, Kalimantan Barat)
        3. Bahasa Milikin [MIN] (Sarawak))
        4. Bahasa Mualang [MTD] (Suku Dayak Mualang, Sekadau, Kalimantan Barat)
        5. Bahasa Seberuang [SBX] (Suku Dayak Seberuang, Sintang, Kalimantan Barat)
        6. Bahasa Sebuyau[SNB] (Sarawak))
      2. Bahasa Keninjal [KNL] ( Melawi, Kalimantan Barat)
      3. Bahasa Kendayan [KNX] (Sanggau Ledo, Bengkayang, Kalimantan Barat)
      4. Bahasa Selako [SKL] (Pemangkat, Sambas, Kalimantan Barat)
      5. Bahasa-bahasa Malayic Dayak [XDY] (Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah)
        1. Bahasa Balai Riam : Kabupaten Sukamara
        2. Bahasa Bulik : Kabupaten Lamandau
        3. Bahasa Waringin : Kabupaten Kotawaringin Barat
        4. Bahasa Pembuang : Kabupaten Seruyan
        5. Kota Singkawang
        6. Kabupaten Bengkayang
        7. Kabupaten Sintang
        8. Kabupaten Kapuas Hulu

[sunting] Bunyi

Salah satu faktor utama yang menjadikan bahasa Melayu sebagai bahasa yang sangat mudah untuk dipelajari disebabkan oleh sistem fonologi yang amat mudah. Bisa dikatakan hampir setiap huruf Latin mewakili satu sebutan fonem.

Senarai fonem konsonan di dalam bahasa Melayu
Bibir Bibir-
gigi
Gigi Alveolar Pasca-
Alveolar
Langit-langit Velum Uvula Celah suara
Plosif p [p] b [b] t [t] d [d] k [k] g [g] q [q] k [ʔ]
Nasal m [m] n [n] ny [ɲ] ng [ŋ]
Frikatif f [f] v [v, ʋ] ts [θ] dz [ð] s [s] z [z] sy [ʃ, ʂ, sj] kh [x] h [h]
Afrikat c [] j []
Anggaran w [w] y [j]
Trill r [r]
Tap r [ɾ]
Lateral l [l]

Catatan Ortografik:

Senarai fonem vokal di dalam bahasa Melayu
Ketinggian Depan Tengah Belakang
Tertutup i [i] u [u]
Pertengahan e [e, ɛ] e [ə] o [o, ɔ]
Terbuka a [a] a [ɑ]
Senarai diftong di dalam Bahasa Melayu
Ortografi IPA
ai [aɪ̯, ai]
au [aʊ̯, au]
ua [ua]

Terdapat 2 sebutan vokal yang diwakili oleh huruf "e", yaitu [e, ɛ] dan [ə]. Pelajar bahasa Melayu berupaya untuk membedakan antara 2 sebutan tersebut setiap kali mempelajari perkataan baru.

Di dalam beberapa tempat di Semenanjung Malaysia, terutamanya di kawasan tengah dan selatan, kebanyakan perkatan yang berakhir dengan huruf a selalu diucapkan sebagai [ə] pepet. Lain halnya dengan bahasa Indonesia, perkataan yang berakhir dengan huruf a selalu diucapkan a juga. Di Indonesia banyak dialek Melayu sehingga pengucapan huruf a di belakang berbeda-beda setiap daerah, contohnya di provinsi Riau, huruf tersebut diucapkan sebagai [ə], di provinsi DKI Jakarta, huruf tersebut diucapkan e (dalam kata enak)

[sunting] Lihat pula

[sunting] Pranala luar


Bahasa Malaysia - Artikel pilihan

Bahasa Malaysia - Peristiwa terkini

© 2008 Netencyclo - Netencyclo Home - Terms of Service - Privacy Policy - Program Policies
Netencyclo, the Wikipedia mirror : the biggest multilingual free-content encyclopedia on the Internet. Halaman ini terakhir diubah pada 17:45, 11 Mei 2007. Seluruh teks tersedia sesuai dengan GNU Free Documentation License. All Wikipedia content is licensed under the GNU Free Documentation License (see details). Content on this web site is provided for informational purposes only. We accept no responsibility for any loss, injury or inconvenience sustained by any person resulting from information published on this site. We encourage you to verify any critical information with the relevant authorities.