| Babi | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Induk dan anak babi yang telah dijinakkan |
||||||||||||
| Klasifikasi ilmiah | ||||||||||||
|
||||||||||||
| Spesies | ||||||||||||
|
Sus barbatus |
Babi adalah sejenis hewan ungulata yang bermancung panjang dan berhidung leper dan merupakan hewan yang aslinya berasal dari Eurasia. Kadang juga dikenali sebagai khinzir[1] (perkataan Arab). Babi adalah omnivora, yang berarti mereka mengkonsumsi baik daging maupun tumbuh-tumbuhan. Selain itu, babi adalah salah satu mamalia yang paling pintar, dan dilaporkan lebih pintar dan mudah dipelihara dibandingkan dengan anjing dan kucing.
Daftar isi |
Dalam al-Quran, sebagai hewan, babi hukumnya najis jika disentuh dan haram untuk dimakan oleh umat Islam. Babi juga diharamkan untuk dikonsumsi dalam agama Yahudi dan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di kalangan Kristen.
Namun babi banyak dikonsumsi orang Eropa dan orang Tionghoa. Beberapa suku bangsa di Indonesia selain suku Tionghoa-Indonesia juga suka mengkonsumsi babi yaitu suku Bali, Batak dan Manado. Dan dalam bahasa jawa babi berarti 'celeng
Beberapa contoh makanan yang mengandung babi:
| Artikel mengenai hewan ini adalah suatu tulisan rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia mengembangkannya. |